Sebagai sorang penjual online di Tokopedia dan Bukalapak saya sudah sering menerima keluhan dari pembeli. "Gan barang saya kok belum sampai?"
Pertanyaan tersebut bekerjsama kurang sempurna kalau diajukan ke penjual/pengirim. Karena sama-sama tidak tau, tapi biasanya penjual yang baik niscaya membantu.
SiCepat atau pihak ekspedisi yakni yang bertanggungjawab 100% atas pengiriman. Sehingga akan lebih efisien kalau pribadi bekerjasama dengan SiCepat. Tanya ke penjual boleh-boleh aja sih untuk minta bantuan.
Pembeli atau calon akseptor barang sebaiknya cekresi dulu untuk mengetahui posisi barang. Biasanya kan dikasih no resi dari pengirim atau di sajian transaksi kalau beli barang di marketplace. Itu sanggup dipakai untuk pelacakan posisi barang.
Untuk cek resi sanggup di www.sicepat.com/cekresi atau di cekresi.com.
Berikut contoh hasil tracking SiCepat:
Dari hasil tracking resi tersebut sanggup diketahui posisi barang ada di mana..
2018-12-06 20:15 Paket telah di input (manifested) di Bandung [Ciateul]
2018-12-08 20:24 Paket telah di terima di Surabaya [Surabaya]
Masalah yang terjadi..
Pada tanggal 10 statusnya masih tetap tidak ada update, 4 hari barang belum hingga ke alamat tujuan. Padahal berdasarkan estimasi di web SiCepat, Bandung-Jember hanya 1-2 hari.
Jika dirasa ada masalah, mandeg, terlambat, sudah melebihi waktu estimasi pengiriman tapi barang belum sampai, dll.. Silahkan komplain ke SiCepat, bukan komplain ke penjual/pengirim. Karena dilema pengiriman ke alamat tujuan 100% tanggung jawab SiCepat.
Agar lebih bijak, Anda sanggup meminta pinjaman penjual/pengirim ketika barang mentok di kota Asal. Sedangkan kalau sudah di kota tujuan akan lebih efektif kalau si calon akseptor barang yang tau situasi dan kondisi alamat tujuan dan pihak SiCepat yang tau posisi barang sudah hingga mana.
Seringkali pembeli bertanya ke penjual.. "Gan pesanan saya kok belum sampe-sampe?" Kira-kira yang lebih tau penjual atau pihak SiCepat? Jelas pihak SiCepat sebab pengiriman ke alamat tujuan 100% kiprah SiCepat.
Tidak mau bermasalah dengan kiriman Anda? Hindari dengan tips berikut:
Baca Juga: JNE vs J&T vs SiCepat, mana yang paling cepat hingga tujuan?
Demikian kira-kira cara complain ke SiCepat kalau barang belum hingga atau terlambat. Tetap damai dan jalankan prosedurnya. Kegagalan pengiriman banyak faktor yang menyebabkannya, niscaya saja ada satu dua dilema dari ratusan atau ribuan paket yang diproses. Yang penting lakukan kolaborasi yang baik dengan pihak ekspedisi dan pihak pengirim.
Pertanyaan tersebut bekerjsama kurang sempurna kalau diajukan ke penjual/pengirim. Karena sama-sama tidak tau, tapi biasanya penjual yang baik niscaya membantu.
SiCepat atau pihak ekspedisi yakni yang bertanggungjawab 100% atas pengiriman. Sehingga akan lebih efisien kalau pribadi bekerjasama dengan SiCepat. Tanya ke penjual boleh-boleh aja sih untuk minta bantuan.
Langkah Pertama Sebelum Komplain ke SiCepat
Pembeli atau calon akseptor barang sebaiknya cekresi dulu untuk mengetahui posisi barang. Biasanya kan dikasih no resi dari pengirim atau di sajian transaksi kalau beli barang di marketplace. Itu sanggup dipakai untuk pelacakan posisi barang.
Untuk cek resi sanggup di www.sicepat.com/cekresi atau di cekresi.com.
Berikut contoh hasil tracking SiCepat:
2018-12-06 20:15 Paket telah di input (manifested) di Bandung [Ciateul]
2018-12-08 20:24 Paket telah di terima di Surabaya [Surabaya]
Masalah yang terjadi..
Pada tanggal 10 statusnya masih tetap tidak ada update, 4 hari barang belum hingga ke alamat tujuan. Padahal berdasarkan estimasi di web SiCepat, Bandung-Jember hanya 1-2 hari.
Jika dirasa ada masalah, mandeg, terlambat, sudah melebihi waktu estimasi pengiriman tapi barang belum sampai, dll.. Silahkan komplain ke SiCepat, bukan komplain ke penjual/pengirim. Karena dilema pengiriman ke alamat tujuan 100% tanggung jawab SiCepat.
4 Cara Komplain Ke SiCepat
- Melalui email: cs@sicepat.com
Komplain melalui email sangat disarankan sebab paling murah, hanya modal quota, sanggup dibilang gratis.
Isi email komplain yang harus/wajib disertakan:
- Minta tolong untuk di cek no resi. Makara wajib sertakan no resi.
- Sertakan nama penerima, alamat lengkap penerima, no hp penerima.
- Jika Anda sebagai pengirim, sertakan juga nama dan no hp pengirim
- Sertakan ciri-ciri barang untuk memudahkan pencarian (misal: paket di pack kardus ukuran...)
- Sertakan foto resi (optional)
Contoh:
Halo SiCepat,
Mohon cek resi 000130378816,
Keluhan: barang belum hingga sudah seminggu (atau sebutkan berapa hari),
Service: SiCepat (REG/BEST),
Packing: Kardus coklat ukuran sekitar 15x20x5cm
Alamat penerima:
Nama: (isi nama anda sesuai di resi)
Alamat: (isi alamat lengkap sesuai di resi)
No HP/Tlp: (isi no tlp sesuai resi yg sanggup dihubungi)
Pengirim (optional):
Nama:
No HP:
Terimakasih.
(nama Anda)
*email biasanya akan dibalas dalam waktu 1-2 jam atau maksimal 24 jam. Isi emailnya biasanya isu bahwa telah dibentuk laporan untuk pemeriksaan ke potongan terkait. Apabila tidak ada jawaban lebih dari 1 hari, silahkan coba cara lain.
. - Melalui LineSiCepat juga sanggup dihubungi melalui aplikasi Line dengan username @sicepat, saya sendiri belum pernah nyoba sebab tidak diinstal aplikasi Line, soalnya cukup menggangu sebab banyak iklannya.
. - Melalui Telepon
Melalui telpon mungkin kena pulsa, jadi siapkanlah saldo pulsa yang cukup banyak.
Hotline Sicepat: (021) 2933 7086
*Siapkan data. Biasanya nanti ditanyakan data Nama Anda, sebagai penerima/pengirim, Alamat tujuan, no tlp/HP, isi barang, ciri-ciri packing. Hal ini biasanya untuk verifikasi.
. - Datang ke SiCepat Cabang
Pastikan sudah cek resi dan tahu posisi barang ada di mana! Kalau sudah ada di kota tujuan/kota Anda. Silahkan tiba ke SiCepat cabang/perwakilan di kota Anda. Daftar cabang ada di situs Sicepat.com.
*Membutuhkan waktu, tenaga dan ongkos jalan. Makara ini pilihan terakhir kalau sudah mentok. Jangan lupa bawa no resi dan KTP sesuai di resi, atau surat kuasa kalau diwakili.
Kapan Minta Bantuan Penjual/Pengirim
Agar lebih bijak, Anda sanggup meminta pinjaman penjual/pengirim ketika barang mentok di kota Asal. Sedangkan kalau sudah di kota tujuan akan lebih efektif kalau si calon akseptor barang yang tau situasi dan kondisi alamat tujuan dan pihak SiCepat yang tau posisi barang sudah hingga mana.
Seringkali pembeli bertanya ke penjual.. "Gan pesanan saya kok belum sampe-sampe?" Kira-kira yang lebih tau penjual atau pihak SiCepat? Jelas pihak SiCepat sebab pengiriman ke alamat tujuan 100% kiprah SiCepat.
Tips Menghindari Masalah Dengan SiCepat
Tidak mau bermasalah dengan kiriman Anda? Hindari dengan tips berikut:
- Packing barang jangan terlalu kecil. Ini untuk menghindari kehilangan keselap-selip ketumpuk dsb. Karena paket di gudang Ekspedisi numpuk ribuan.
- Alamat super lengkap. RT/RW no rumah kelurahan, kecamatan jangan hingga tertinggal. Dianjurakan juga pake keterangan patokan.
- Jike memakai alamat kantor, perhatikan jam buka kantor dan pastikan kantor ada satpam yang berjaga hingga malam. Karena sering terjadi juga kurir gres tiba diluar jam kantor.
Contoh penggunaan alamat lengkap:
Jl. Jambu gg Ranting 2 no 202 RT. 5/3 kel. ... kec. ... (blk Hotel ..., samping masjid..., rumah cat jingga. Klo tidak ada orang titip ke satpam)
Hal ini untuk memudahkan kurir menemukan alamat, sebab kurir kirim puluhan paket dan dikejar target, jangan anggap sepele, kurir kadang skip kalau alamat tidak ditemukan dan memperlihatkan alasan yang gak jelas. Tapi kurir SiCepat biasanya cukup baik, masih suka SMS atau telpon kalau ada dilema pengiriman gak ibarat JNE.
Berikut tumpuan kasus alamat tidak lengkap (Ekspedisi JNE):
Baca Juga: JNE vs J&T vs SiCepat, mana yang paling cepat hingga tujuan?
Kesimpulan
- Pembeli/Calon Penerima: sertakan alamat super lengkap disertai patokan untuk memudahkan kurir mengirim barang.
- Penjual/Pengirim: Packing kondusif dan jangan terlalu kecil. Kirim secepatnya ke pihak ekspedisi (SiCepat)
- Jika ada dilema pengiriman pembeli track dulu no resi di situs jne, cek barang sudah hingga mana. Jika sudah di kota pembeli silahkan pribadi bekerjasama dengan SiCepat via email/line/telp/datang ke SiCepat cabang di kota tsb., sedangkan kalau terkendala di kota asal gres deh minta pinjaman penjual/pengirim. Itu lebih efisien dan bijak.
- Perlu diperhatika juga pengiriman terlambat biasa terjadi saat overload terutama pada waktu libur lebaran, natal dan tahun baru.
- Be smart!
Demikian kira-kira cara complain ke SiCepat kalau barang belum hingga atau terlambat. Tetap damai dan jalankan prosedurnya. Kegagalan pengiriman banyak faktor yang menyebabkannya, niscaya saja ada satu dua dilema dari ratusan atau ribuan paket yang diproses. Yang penting lakukan kolaborasi yang baik dengan pihak ekspedisi dan pihak pengirim.





















