Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri smartphone-fast-charging-tercepat-di. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri smartphone-fast-charging-tercepat-di. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2019

Tes Kecepatan Pengisian Baterai Oppo R17 Pro Pakai Charger 10V5a (50 Watt)!

Di artikel sebelumnya Elppas sudah unboxing Oppo R17 Pro yang didalamnya disertakan power adapter atau charger SuperVOOC dengan output 5V 2A (10 watt, standar) sampai 10V 5A (50 Watt, fast charging)! Mantap kali 50 watt udah kaya casan laptop aja.


Selain itu, kita juga sudah bongkar-bongkar Oppo R17 Pro dan sanggup dilihat disitu baterainya berbeda dengan baterai smartphone pada umumnya karena ponsel ini mempunyai baterai 2-cell dengan kapasitas masing-masing 1850mAh, jadi total (x2) = 3700mAh.

Langsung aja yuk kita tes kecepatan pengisian baterainya.. Kita mulai pengisian baterai dari 0%, hanya beberapa detik nyolok eksklusif naik ke 1%..


Selanjutnya ponsel kita hidupkan dan di cas dalam keadaan hidup pada kecerahan cahaya 50%, untuk melihat persentase pengisian baterai.

Dan hanya dalam waktu 3 menit 35 detik baterai sudah terisi sampai 10%..


Berikut rincian selanjutnya:
  • 10 menit 9 detik = 40%
  • 12 menit 7 detik = 50%
  • 34 menit 46 detik = 100%
Mantap! Baterai dengan kapasitas 3700mAh sanggup di cas dari 0-100% hanya dalam waktu sekitar 34 menit 46 detik!

Baca juga: Rahasia Fast Charging Oppo R17 Pro, Tercepat di Dunia (2019).

Beginilah seharusnya teknologi pengisian baterai. Semoga saja kedepannya akan semakin cepat dalam hal pengisian baterai, tidak hanya di ponsel kelas atas tapi juga merambah ke ponsel kelas menengah dan bawah.

Prediksi aku kedepan akan menjadi animo smartphone memakai baterai 2-cell untuk mempercepat pengisian daya.

Pic source: Pinoy Techno Guide.

Ternyata Ini Belakang Layar Fast Charging Super Vooc Pada Oppo R17 Pro

Kecepatan pengisian baterai merupakan salah satu keunggulan smartphone Oppo R17 Pro. Ponsel ini bahkan mendapat gelar ponsel tercepat di dunia dalam hal pengisian baterai dari 0-100%.

Oppo R17 Pro sanggup mengisi baterai dengan kapasitas 3700mAh hanya dalam waktu 30-35 menit saja dengan memakai power adapter bawaan Super VOOC.

Bagaimana hal itu sanggup terjadi? Ternyata inilah belakang layar dibalik kecepatan pengisian baterai itu..

Teknologi Fast Charging SuperVOOC


Hal pertama tentu dari chargernya itu sendiri, yakni Super VOOC yang sudah mendukung output 10V 5A (50 Watt).

Dengan SuperVOOC, baterai sanggup di isi sampai 40% dalam 10 Menit dengan kondusif alasannya ialah mempunyai 5 inti perlindungan.

Dibandingkan dengan produksi arus tinggi konvensional, SuperVOOC mempunyai 5 tingkat donasi lapisan dari adaptor ke port dan bab dalam ponsel. SuperVOOC telah mengganti sirkuit pengurang tegangan dengan MCU, yang secara efektif mencegah ponsel Anda dari panas berlebihan dikala mengisi daya.

Baterai Bi-Cell


Oppo R17 Pro memakai dua baterai internal masing-masing dengan kapasitas 1,850mAh. Walaupun ini terdengar rumit, alhasil benar-benar mencengangkan. Terbukti bahwa ponsel ini sanggup mengisi baterai berkapasitas 3700mAh hanya dalam 30-35 menit.


Walaupun ponsel sedikit memanas, tetapi masih dalam batas masuk akal dan bahkan tidak lebih dari flagships lain yang saya uji baru-baru ini. Tentu saja, pengisi daya Oppo memang terlihat lebih menyerupai pengisi daya laptop daripada pengisi daya smartphone, tetapi ini tidak mengherankan mengingat outputnya 50 watt.

Gagasan di balik itu semua sangat cerdas, namun sederhana. Baterai mengisi ulang lebih cepat di bab awal dan tengah sampai 80% dan akan mulai melambat terutama di 90-100%.

Dengan membagi baterai 3.700 mAh menjadi dua sel, proses pengisian mencapai bab "tengah" lebih cepat. Ini menyerupai dua fast charging 5V 5A, yang mengisi dua baterai secara bersamaan.

Baca Juga: Cara Membuka Casing Belakang dan Mengganti Baterai Oppo R17 Pro.

Tidak hanya soal kecepatan tapi SuperVOOC juga telah diakui oleh TÜV Rheinland dengan sistem pengisian cepat yang aman.

Rabu, 02 Januari 2019

Cara Membuka Casing Belakang Dan Mengganti Baterai Oppo R17 Pro

Kemarin Elppas sudah share unboxing dan kesan pertama Oppo R17 Pro dengan melihatnya dari luar. Sekarang kita akan tinjau dari dalam dengan cara membuka casing belakang dan sekalian juga tutorial ganti baterai.

Ok, ini obeng dan tools kit yang diharapkan untuk bongkar Oppo R17 Pro:
  • SIM Card tray ejector
  • Heat gun atau heating platform
  • Obeng phillips #00 atau obeng plus ukuran 1,5 2,0mm
  • Suction cup/sucker 
  • Opening tools
  • Pinset
FYI: alat-alat tersebut dapat dibeli di tokopedia.com/elppastore atau bukalapak.com/elppastore

Ok, pribadi aja kita bongkar..

Cara Membuka casing belakang (backcover) Oppo R17 Pro


Seperti biasa, sebelum bongkar pastikan ponsel dalam keadaan mati (turn off). Lalu keluarkan dulu SIM card tray holdernya..

Catatan: Membuka SIM tray ini optional, bila hanya ganti baterai bekerjsama tidak perlu, tapi bila hingga bongkar modul bawah ini perlu.. tidak ada salahnya buat jaga-jaga saja..


Backcover Oppo R17 Pro ini direkatkan memakai lem, jadi kita harus panaskan dulu untuk melelehkan lemnya memakai heat gun atau mesin pemanas.

Kami memanaskan Batery cover memakai mesin pemanas pada suhu 75 derajat celcius selama 5 menit, tidak termasuk bab kamera..


Jika memakai heatgun, panaskan sekeliling sisi backcover.

Selanjutnya, gunakan suction cup/sucker/ceplokan untuk mengangkat backcover dan menciptakan celah untuk memasukkan opening pick atau plastik tipis ibarat pick gitar atau kartu nama..


Gunakan kombinasi sucker + plastik tipis untuk merobek sekeliling lem hingga alhasil backcover terbuka..


Sampai sini kita sudah membuka casing belakang atau backcover atau batterycover.

Kita akan bongkar lebih jauh untuk mengganti baterai..

Cara Mengganti Baterai Oppo R17 Pro


Setelah buka backcover kita sudah dapat melihat baterai, tapi ibarat biasa kita belum dapat membukanya alasannya konektor baterai tertutup mid-frame atau frame motherboard atau bingkai plastik yang menutupi board utama.

Untuk membuka bingkai tersebut kita harus melepaskan beberapa buah batu/sekrup dengan memakai obeng plus ukuran antara 1,5mm atau 2,0mm..

Catatan: Ada sebuah sekrup yang diberi segel Oppo, merusak segel tersebut berarti garansi hangus.


Setelah bingkai board utama dibuka, maka kita dapat melepaskan konektor baterai dengan memakai opening tools atau memakai kuku..


Selanjutnya kita tinggal membuka baterainya. Seperti biasa baterai Oppo dapat dibuka dengan cara menarik pull-tab yang disediakan. Namun kali ini ada dua buah pull-tab, ialah di sisi kiri dan kanan. Ternyata baterai Oppo R17 Pro terdiri dari 2 buah dengan kapasitas (1850mAh x 2 = 3700)..


Tarik satu per satu pull-tab tersebut sehingga baterainya terlepas..


Setelah itu kita dapat mengganti baterai dengan yang baru. Tes fungsi baterai gres sebelum memasang kembali semua part.

Baca Juga: Oppo R17 Pro, Smartphone Dengan Fast Charging Tercepat di Dunia.

Demikian cara membuka casing belakang dan ganti baterai Oppo R17 Pro. Selanjutnya mungkin Elppas akan review atau bahas hal menarik lainnya dari ponsel ini. Terimakasih sudah berkunjung ke ellpas.com. Thanks to my friend for pic source: Android Corridor.

Unboxing Dan Kesan Pertama Oppo R17 Pro Warna Radiant Mist Vs Emerald Green

Oppo R17 Pro ini sesungguhnya sudah rilis di tamat tahun 2018 lalu, tapi gres masuk resmi ke Indonesia awal Januari 2019 ini.

Salah satu hal yang menarik dari smartphone ini ialah kecepatan pengisian baterainya yang sangat cepat, bahkan sampai kini ini (Januari 2019), Oppo R17 Pro merupakan ponsel dengan fast charging tercepat di dunia!

Selain itu mungkin ada hal-hal menarik lainnya? Kita unboxing aja dulu yuk..

Unboxing Oppo R17 Pro


Biar puas kita unbox 2 biji sekaligus warna Radiat Mist dan Emerald Green..


Ketika dibuka, pada bab paling atas pribadi disajikan keindahan ponsel Oppo R17 Pro. Sepertinya sudah menjadi ciri khas Oppo yang mempunyai desain indah dan elegan.

Di bagaian belakang terlihat glamor dengan triple-cammera dan dual tone flash, logo Oppo, serta warna yang elegan. Warna hijau emeral untuk Anda yang calm dan warna kabut berseri untuk Anda yang ceria..


Tidak ada fingerprint sensor? Tidak dibelakang, ponsel ini sudah mengadopsi sensor sidik jari yang diletakan dibawah layar sehingga tidak nampak.. Inilah bab depan Oppo R17 Pro yang memakai panel layar AMOLED menyerupai layar Samsung pada umumnya..


Slot SIM card ganda pada ponsel ini diletakan di bagain bawah di sebelah colokan cas USB Type-C, sedangkan loud speaker diletakkan di sebelah sisi lainnya dengan grill 6 buah lubang kecil yang disebelahnya ada sebuah lubang mic.. Tidak ada jack audio 3,5mm..


Lanjut, di bab tengah ada kotak berisi..
  • SIM card ejector
  • Buku panduan
  • Kartu garansi
  • Soft case


Lalu di bab paling bawah ada power adapter/charger Super VOOC yang ukurannya cukup besar dengan output 5V 2A (10 Watt) sampai 10V 5A (50 Watt)..


Dan terakhir ada earphone dengan konektor USB Type-C dan kabel data/charging yang tentunya juga berkepala USB Type-C..


Demikian share unboxing smartphone terbaru di awal 2019 ini, Oppo R17 Pro yang sangat menggoda..

Pics souce: Technical Guruji.

Kesan Pertama


Kesan pertama untuk ponsel ini sangat menggoda. Beberapa hal yang mengesankan dari ponsel ini diantaranya..
  • Desain yang indah
  • Triple-camera utama yang didesain khusus untuk mengambil gambar atau video pada malam hari atau pada kawasan yang kurang cahaya (low light)
  • Fingerprint scanner under display (pemindai sidik jari dibawah layar)
  • Disediakan headset
  • Charger Super VOOC yang merupakan teknologi fast charging tercepat di dunia (untuk dikala ini, 2019)
Ok elppaster, demikian sekilas isu ponsel terbaru Oppo R17 Pro tahun 2019. Next kita akan lihat jeroannya, menyerupai biasa di sajian Panduan Service kita bongkar sekalian tutorial ganti baterai. Selain itu mungkin akan ada juga artikel review dan tanya jawab wacana HP ini.

Selasa, 01 Januari 2019

Smartphone Fast Charging Tercepat Di Dunia, Oppo R17 Pro Mengisi Daya 92% Hanya Dalam 30 Menit!

Saat ini, teknologi pengisian cepat yaitu gimmick pemasaran baru. Perusahaan seluler berusaha keras untuk menciptakan perangkat mereka dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat terbaru.

Hampir setiap produsen ponsel besar mempunyai teknologi fast charging menyerupai Vivo mempunyai teknologi sendiri, OnePlus mempunyai Dash Charging dan Oppo dilengkapi dengan pengisian daya Super Vooc.

Hari ini, dalam tes pengisian daya, Oppo R17 Pro bangun lebih dulu melawan 59 ponsel dan berhasil mendapat muatan 92% hanya dalam 30 menit.

Baca Juga: Apa itu Fast Charging?



Karena sebagian besar pengisian cepat cenderung mengisi lebih cepat dalam setengah jam pertama, maka, sumber tersebut telah mengumpulkan 59 perangkat yang berbeda untuk mengetahui perangkat mana yang mengatakan pengisian tercepat.

Ini juga membantu untuk mengetahui produsen mana yang cenderung mengatakan santunan untuk pengisian paling cepat dalam hal kecepatan dan keamanan.


Setelah tes selesai, Oppo R17 Pro mencapai angka 92% yang merupakan yang tertinggi untuk mengisi baterai 3700 mAh dengan pengisian daya SuperVOOC sebesar 50 W. Runner-up kedua yaitu Honor Magic 2 dengan 83% daya baterai hanya dalam 30 menit. Ini dilengkapi dengan baterai 3500 mAh dengan pengisian cepat 40W.

Di posisi ketiga dan keempat, Meizu Pro 7 Plus dan Oppo R11 bangun dengan 66%. Sementara Meizu Pro 7 ada di depan dengan daya pengisian cepat 20W pada baterai 3500 mAh dan Oppo R11 telah berhasil mengisi baterai 3000 mAh pada 20W.

Di tempat-tempat berikut, perangkat menyerupai Vivo X21, Charm Blue S6, OnePlus 5T, Nut Pro 2, Huawei Mate 10, dll terjadi. Xiaomi's Mi Mix 3 yaitu satu-satunya perangkat dari Xiaomi yang berhasil mendapat posisi ke-15 dengan muatan 56%. Sementara Apple telah mempertahankan muatan 40% dengan kepala charger iPad.

Secara keseluruhan, pabrikan Cina unggul dalam menyediakan solusi pengisian tercepat. Sebagian besar dari 10 kawasan teratas diduduki oleh pabrikan ini. Sementara pengisian Super Vooc Oppo telah berhasil mengungguli dalam mengisi daya perangkat.

Ini yaitu persaingan yang sehat dari sebagian besar produsen, dan kami mengharapkan lebih banyak inovasi di tahun-tahun mendatang. Source: Gizmochina.

Rabu, 04 Juli 2018

Smartphone Terbaru Oppo Find X Dijual Di Indonesia Mulai 18 Juli 2018

Oppo telah memberi bocoran Juli ini akan menghadirkan smartphone flagship terbarunya Find X ke Indonesia.

Melalui akun Twitter resminya, Oppo memberi bocoran kapan Find X akan tiba di Indonesia. Melalui sebuah banner yang di posting sanggup dipastikan smartphone anggun tersebut meluncur 18 Juli 2018 di Indonesia.

Pada postingan twitter Oppo Indonesia memperlihatkan caption.. "Penantian panjang segera usai. Indonesia, are you ready?"


Menurut PR Manager Oppo Indonesia, tanggal 18 Juli tersebut yakni jadwal peluncuran dan pre-order.

Iya juga menambahkan, "Peluncuran dan preorder Juli, unitnya gres dikirimkan dan tersedia di pasaran Agustus. Berbarengan dengan kegiatan pemasaran pasar Eropa."

Jika Anda minat siapkan saja dana antara Rp. 11 juta sampai Rp. 16 juta. Untuk dikala ini belum diketahui berapa harga Oppo Find X di Indonesia. Namun kalau merujuk ke harga China yaitu sekitar Rp. 10 juta, sedangkan untuk pasar Eropa dijual seharga Rp. 16 jutaan.


Berikut spesifikasi singkat Oppo Find X:
  • Layar penuh tepian melengkung dengan ukuran 6,4 inchi (ratio screen-to-body 93,8%)
  • Resolusi Full HD+ dengan aspek rasion 19,5:9 
  • Display AMOLED Samsung menyerupai Samsung S9
  • Processor tercepat dikala ini Qualcomm Snapdragon 845
  • RAM 8 GB
  • Memori internal yang super lega 256 GB
  • Baterai 3.730 mAh dengan teknologi fast charging VOOC
  • Dual kamera belakang 16 MP dan 20 MP
  • Kamera selfie 25 MP
  • Body beling depan dan casing belakang Gorilla Glass 5
Yang menarik dari smartphone flagship ini yakni kamera yang tersembunyi yang hanya akan muncul ketika akan digunakan.

Oppo Super Vooc, Teknologi Charger Tercepat, Baterai Penuh 35 Menit

Pada peluncuran Oppo Find X pada 19 Juni 2018 kemudian di museum Lourve, Paris, Prancis itu, Oppo tidak hanya mengumumkan smartphone terbarunya sajat, tetapi juga meluncurkan teknologi pengisian baterai terbaru dan tercepat, ialah Super VOOC.

Dua tahun sebelumnya Super VOOC tersebut telah diperkenalkan di ajang MWC 2016, namun gres di tahun 2018 ini saja disematkan di ponsel, ialah Oppo Find X edisi Lamborghini.

Teknologi Oppo Super VOOC


Anyi Jiang (Vice President Oppo) mengungkapkan bahwa teknologi Super VOOC pada Oppo Find X Automobile Lamborghini Edition sanggup meningkatkan kecepatan pengisian baterai sangat signifikan.

Smartphone dengan teknologi Super VOOC sanggup memakai daya hingga 51 Watt dan disinyalir sanggup mengisi baterai (3400 mAh) Find X edisi Lamborghini dari posisi baterai 0 hingga 100% dalam waktu 35 menit saja.

Perbedaan ini cukup jauh jikalau dibandingkan dengan teknologi VOOC sebelumnya yang terdapat di Oppo Find X versi standar.


Sayang sekali Super VOOC ini gres sanggup dinikmati oleh pemilik smartphone Oppo Find X edisi Lamborghini yang harganya tergolong mahal ialah sekitar $1000 atau Rp. 28 juta.

Apakah Super VOOC Membuat Panas?


Untuk memastikan hal itu, kami bertanya kepad kepada Alex MacGregor, Oppo Internation Public Relations Manager, perihal teknologi dibalik Super VOOC.

"Teknologi Super VOOC telah mempunyai rancangan baterai seri Bi-cell dan mendukung mode fast charging 10V 5A," kata MacGregor. "Rancangan tersebut meniru tenaga pengisian daya dibandingkan dengan single cell, dan baterai cell phone sanggup diisi penuh dalam 35 menit."

Mengisi baterai dengan cepat berarti mengakibatkan panas lebih banyak, dan berpotensi menciptakan masalah, betul?

"Teknologi ini mempunyai banyak fitur keamanan dibandingkan dengan VOOC sebelumnya, dengan lima fitur sumbangan termasuk temperatur rendah dan voltase rendah, memastikan kecepatan dan keamanan ketika pengisian," kata dia.

Minggu, 17 Desember 2017

Fast Charging Oppo Vooc, Hambar Dan Cepat, Hanya Satu Kekurangannya..

Oppo VOOC (Voltage Open Multi-Step Constant-Current Charging) yaitu teknologi pengisian baterai cepat (fast charging) dari Oppo.



Spesifikasi teknik dan adaptor yang kompatibel


Oppo VOOC beroprasi pada daya maksimal 5V 5A (25W). Dengan mendongkrak ampere charger bukan voltase, beliau bisa mencapai distribusi arus listrik yang lebih merata pada tingkat yang lebih tinggi.


Voltase Arus Daya Maks.
Oppo VOOC Wall Adaptor 5V 5A 25W
Oppo VOOC Car Charger 5V 3.5A 17.5W
Oppo VOOC Power Bank 5V 3.5A 17.5W

Itu berkat adaptor dinding khusus yang memodulasi ampere secara real time. Mikrokontroler memonitor tingkat pengisian dan sinkronisasi dengan sirkuit ponsel untuk mengatur voltase dan arus, dan kabel yang dirancang khusus memperlihatkan arus lebih besar sambil meminimalkan fluktuasi daya.

Wall adaptor dan car charger VOOC hanya berfungsi pada smartphone Oppo. Powerbank bersertifikat VOOC sulit didapat, dan standar pengisian cepat Oppo tidak bekerja dengan kabel USB biasa - Kabel VOOC sedikit lebih tebal untuk mengakomodasi voltase ekstra.

Charger VOOC disertakan pada paket penjualan ponsel Oppo yang mendukung fast charging ini. Setiap smartphone Oppo hadir dengan wall adaptor dan kabel charger VOOC.

Kecepatan pengisian



Oppo mengklaim smartphone berkemampuan VOOC sanggup mengisi daya hingga 75 persen dalam 30 menit. Ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan Samsung Adaptive Fast Charging.

Sistem keselamatan


VOOC flash charge dirancang untuk mengusir panas dengan cepat. Karena pengisi daya mengubah tegangan tinggi dari sumber daya adaptor menjadi voltase yang lebih rendah, sebagian besar panas dari konversi tidak pernah hingga ke ponsel, dan arus yang konsisten mengurangi potensi peleburan termal.

VOOC memakai 5 tingkat lapisan pelindung dari adaptor hingga port dan bab dalam ponsel:
  1. Penuji Tegangan di dalam Adaptor
  2. Pengenal VOOC di dalam Adapter
  3. Pengenal VOOC di dalam Ponsel
  4. Uji Tegangan di dalam Ponsel
  5. Sekering di dalam Ponsel
VOOC telah mengganti sirkuit pengurang tegangan dengan MCU, yang secara efektif mencegah ponsel kelebihan panas selama mengisi daya.

Kelebihan dan Kekurangan Dash Charge dan VOOC


Kelebihan:
  • Ponsel tetap hambar ketika di cas.
  • Salah satu standar pengisian tercepat.
  • Adaptor disertakan dengan smartphone yang kompatibel.
Kekurangan:
  • Sangat eksklusif, tidak ada OEM, charger dan powerbank yang kompatibel VOOC hanya dari brand Oppo saja.
     

Smartphone Oppo yang Kompatibel VOOC


Berikut yaitu daftar smartphone Oppo yang sudah mendukung fast charging Oppo VOOC:
  • Oppo F3 Plus
  • Oppo F1 Plus FCB Edition 
  • Oppo F1 Plus
  • Oppo R7s
  • Oppo R7 Plus
  • Oppo R7
  • Oppo N3
  • Oppo R5
  • Oppo Find 7
  • Oppo Find 7a

Turbopower Fast Charging Dari Motorola, Seberapa Cepat?

Standar fast charging versi Tweak dari Quick Charge 2.0, terdapat di perangkat Motorola ibarat Moto Z2 Force dan Moto G5 Plus.


Spesifikasi teknik dan adaptor yang kompatibel


Adaptor TurboPower hadir dalam tiga versi: TurboPower 15, TurboPower 25, dan TurboPower 30. TurboPower 30 tercepat, sanggup menunjukkan daya maksimal 5V 5.7A atau setara 28,5W.


Voltage Current Max Power
TurboPower 15 9V/12V 1.67A/1.2A 15W
TurboPower 25 5V/9V/12V 2.85A/2.15A 25W
TurboPower 30 5V  5.7A 28.5W

Selain meningkatkan secara optimal charger, TurboPower juga mengoptimasi baterai dan software. Motorola menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan produsen untuk merancang baterai khusus, dan perangkat lunak administrasi daya memonitor status baterai dan kesehatannya, kemudian menyesuaikan daya masuk.

Sama ibarat Samsung Adapative Fast Charge, Anda tidak memerlukan adaptor TurboPower untuk mempercepat muatan smartphone TurboPower. Standar pengisian Motorola kompatibel dengan Adaptor Quick Charge 2.0 (atau yang lebih baru).

Kecepatan pengisian


Motorola mengklaim TurboPower 30 sanggup mengisi baterai untuk masa pakai sampai 15 jam dalam 15 menit.

Sistem keselamatan


Manajemen thermal TurboPower dirancang untuk menghindari panas yang sanggup menimbulkan pengisian baterai melambat, kata Motorola, sehingga sanggup mempertahankan tingkat pengisian yang mantap dan cepat.

Kelebihan dan Kekurangan TurboPower


Kelebihan:
  • Tidak terlalu panas
  • Kompatibel dengan Quick Charge 2.0.
Kekurangan:
  • Tidak secepat beberapa standar fast charging lainnya.

Fast Charging Pump Express Dari Mediatek

MediaTek, produsen chip berbasis Taiwan yang fokus pada perangkat murah dan menengah, mempunyai standar fast charging sendiri, ialah Pump Express.

Pump Express 2.0+ dan Pump Express 3.0, dua revisi terbaru - Pump Express 2.0 menargetkan perangkat MicroUSB dan USB-C smartphone murah, dan Pump Express 3.0 menargetkan ponsel USB-C kelas atas.

Spesifikasi teknik dan adaptor yang kompatibel



Pump Express 2.0+ mengisi pada daya antara 5V dan 20V sedangkan Pump Express 3.0 ngecas pada 3V - 6V. Tapi Pump Express 2.0+ maksimal otuputnya di 4.5A sedangkan Pump Express 3.0 bisa hingga 5A+, dan mengisi dalam tiga tingkatan - Regular, Turbo 1, dan Turbo 2 - yang tercepat yang hanya mendukung 15W (1.67A).

Pump Express 3.0 mempunyai kelebihan lain dibanding Power Express 2.0. Yaitu kompatibel dengan adaptor USB-PD yang mendukung 3V hingga 6V pada 5A+, dan kabel yang mendukung 5A.

Kelebihan dan Kekurangan Pump Express



Kelebihan:
  • Langkah-langkah keselamatan terpasang mencegah panas berlebih, hubung singkat.
  • Kompatibel dengan Quick Charge 2.0.
Kekurangan:
  • Berpotensi lebih lambat dari beberapa standar.

Kecepatan pengisian


Menurut MediaTek, perangkat Pump Express 3.0 sanggup mengisi hingga 75 persen dalam 20 menit. Perangkat Pump Express 2.0+ membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai kapasitas yang sama.

Langkah-langkah keselamatan


Pump Express menerapkan lebih dari 20 prosedur keamanan untuk mencegah kekerabatan arus pendek, kata MediaTek. Teknologi sistem on-chip dari Richtek, perusahaan yang gres saja diakuisisi, melindungi dari fluktuasi suhu baterai dan perangkat.

UPDATE: Pump Express 4.0


MediaTek Pump Express 4.0 memangkas waktu pengisian ulang baterai ponsel dengan lebih dari separuh, dibandingkan dengan charger USB standar. Ini mendukung standar kabel USB-C terbaru, dengan arus hingga 5 Amps.


Teknologi ini kompatibel dengan standar internasional 'USB PD 3.0 yang sanggup diprogram untuk pasokan listrik', yang memungkinkan pengisi daya standar USB PD 3.0 cepat untuk meningkatkan smartphone dengan kemampuan Pump Express 4.0.

Pump Express 4.0 akan hadir pada smartphone di tahun 2018.

Rabu, 13 Desember 2017

Memilih Charger Alternatif Dan Power Bank Untuk Nintendo Switch

Tidak ibarat biasanya yang memakai port khusus untuk Nintendo. Nintendo Switch memakai port USB-C yang sudah sangat umum untuk mengisi daya. Spesifikasi adaptor AC standar yang disertakan dalam kemasan yaitu 5V-15V 2.6A (maks. 39 watt).

Kali ini Elppas akan mengembangkan informasi mengenai charger yang sanggup dipakai untuk Nintendo Switch sebagai cadangan atau mungkin sebagai pengganti jikalau charger bawaan rusak atau hilang.

Nintendo Swtich di cas dengan charger Apple 12W. Pic by Clumsy Croatia

Memilih charger alternatif dan power bank yang handal untuk Nintendo Switch yang akan mengisi baterai sambil bermain ditentukan oleh dua pertanyaan berikut:
  1. Berapa banyak daya yang dipakai Nintendo Switch dari charger Anda?
  2. Berapa banyak daya yang dipakai Nintendo Switch ketika bermain?
Sebuah strees test dilakukan dalam sebuah video yang diunggah ke Vimeo membuktikan bahwa ketika bermain game Nintendo Switch menguras daya paling tinggi sebesar 8.75 watt!


Pada video tersebut Nintedo Switch tidak mengambil daya maskimal yang didukung charger. Pada charger 5V 2,4A (12W) hanya akan menyalurkan 1.5W ke Switch dan charger USB-C 5V 3A (15W) hanya mengirim sekitar 10W. Sedangkan dengan charger USB-C Power Delivery akan menyalurkan daya maksimal 9V 2A 8W).

Dengan data tersebut, kita sanggup lebih bijak dalam menentukan charger alternatif untuk Switch apabila charger bawaan tertinggal, rusak atau hilang..

Charger Alternatif Untuk Nintendo Swtich


Ada 3 saran untuk Anda dalam menentukan charger alternatif:
1. Tidak perlu membeli charger baru.

Anda mungkin mempunyai charger USB-A pada umumnya ibarat charger smartphone atau power bank dengan output minimal 5V 1.5A. Anda hanya perlu memastikan kualitas chargernya bukan abal-abal..


Gunakan saja itu, pasangkan dengan kabel USB A-C yang elok (seperti yang disertakan oleh Nintendo dengan Pro Controller / Charging Grip), kombinasi ini akan "cukup baik," untuk ngecas sambil bermain, namun akan lebih baik jikalau di cas dalam kondisi stand by.

2. Jika Anda ingin meng-upgrade atau membeli yang baru, namun ingin menyeimbangkan kinerja dan harga, Anda harus membeli charger tipe USB C. Pengisi daya USB-C biasa / standar (5V 3A) menjadi lebih umum dan harganya turun.
Charger semacam ini sanggup mengemban amanah mengisi baterai Switch dalam segala kondisi, sambil bermain atau stand by.

3. Jika Anda ingin mendapat charger terbaik / tercepat, dapatkan charger USB-C dengan USB-PD.


Charger dengan USB-Power Delivery biasanya akan lebih mahal, namun akan menunjukkan sebagian besar daya (hingga 18W) dan akan mengisi baterai Switch dengan cepat, bahkan sambil bermain game paling berat pun.

Charger dan PowerBank Rekomendasi Untuk Nintendo Switch


Ada beberapa charger rekomendasi yang saya temukan di situs luar, sanggup cek disini. Tetapi kebanyakan charger tersebut belum atau tidak ada di pasaran Indonesia. Yang ada mungkin diantaranya adalah.. (diurutkan dari yang paling direkomendasikan)..


  • Nintendo Switch AC Adapter. Harga original sekitar Rp. 400rb. Hati-hati banyak yang palsu.
  • Powerbank: Anker PowerCore+ 26800 mAh. Harga resmi Rp. 1,574jt.
  • Charger stasion: Anker PowerPort 5 USB-C. Harga resmi Rp. 608rb.
  • Powerbank: Anker PowerCore 20100. Harga resmi Rp. 838rb.
  • Wall charger: Apple 12W iPad USB charger. Harga resmi iBox Rp. 389rb. Awas banyak yang palsu.
  • PowerBank: Anker PowerCore 13000mAh. Harga resmi Rp. 713rb.
  • Powerbank: Anker PowerCore 10000mAh. Harga resmi Rp. 466rb.
Jika tidak ada yang cocok dengan budget Anda, kembali ke kriteria di atas:

Tanya Jawab


Q: Apakah Saya perlu charger yang sama dengan spesifikasi Nintendo AC Adapter 15V 2.6A?
A: Tidak. Nintendo Switch sanggup di cas dengan 5V/9V/12V/15V.

Q: Charger/powerbank Qualcomm Quick Charge 2.0/3.0 mendukung voltase tinggi (9V/12V) apakah itu berarti akan mengisi baterai pada status fast-charge?
A: Tidak. Nintendo Switch tidak mendukung teknologi Quick Charge sehingga hanya akan mengisi pada voltase standar 5V.

Sumber:

Artikel ini dibentuk bukan hasil tes atau pengalaman langsung Elppas. Saya hanya membaca dan mensarikan dari beberapa sumber berikut..
  1. https://vimeo.com/212532179
  2. https://medium.com/@clumsycontraria/how-to-choose-your-nintendo-switch-charger-d0ebd84afdf9
  3. https://www.reddit.com/r/NintendoSwitch/comments/6jnkl4/list_of_recommended_switch_usbc_chargers/
  4. http://www.hardwarezone.com.sg/feature-what-you-need-know-about-nintendo-switchs-support-usb-type-c-and-power-delivery/how-select-power-adapter-or-power-bank-switch
Demikian informasi menentukan charger alternatif third-party dan powerbank untuk Nintedo Switch. Semoga bermanfaat. Jika Anda punya rekomendasi silhakan mengembangkan di komentar. Tolong bantu like dan share:)

Sabtu, 28 Oktober 2017

Daftar Processor & Gpu Smartphone Qualcomm Snapdragon Mana Yang Tercepat & Terbaik Untuk Kamu?

Di artikel kali ini Elppas akan membahas perihal processor perangkat mobile (smartphone dan tablet) Android dari keluarga Snapdragon.

Snapdragon yaitu "keluarga" dari system on a chip (SoC) yang dibentuk oleh Qualcomm untuk dipakai di perangkat smartphone, tablet, dan smartbook.


Di keluarga Snapdragon ada lima seri, diantaranya:
  • Snapdragon seri 800
  • Snapdragon seri 700
  • Snapdragon seri 600
  • Snapdragon seri 400
  • Snapdragon seri 200
Sama halnya dengan seri di processor komputer/laptop dari keluarga Intel ada seri i9/i7/i5/i3/Pentium. Ya kurang lebih ibarat itu. Buat yang udah tau ini mungkin akan segera faham perbedannya dan peruntukan dalam penggunaannya. Buat yang belum tau, silahkan baca terus..

Snapdragon 800 Series


Kelas Atas. Platform mobile Snapdragon 800 series dengan CPU multi-core yang berkinerja tertinggi, efisiensi daya dan konektivitas 4G LTE. Chipset seri ini merupakan seri tertinggi, terbaik dan tercepat dari Qualcomm yang sering dipakai di smartphone kelas atas (flagship).

Berikut daftar (list) Smartphone yang memakai Snapdragon seri 800:
  • Snapdragon 835: Samsung Galaxy Note 8 (US&China), Samsung Galaxy S8/S8+/S8 Active (US&China), OnePlus 5/5T, Nokia 8, Google Pixel 2/2 XL, Xiaomi Mi Mix 2, LG V30, Vivo Xplay7, Xiaomi Mi 6/6 Plus, Sony Xperia XZ1/XZ1 Compact/XZ Premium, HTC U11/U11 Plus, Nokia 9, Asus Zenfone 4 Pro ZS551KL, Essential PH-1, Motorola Moto Z2 Force, ZTE Nubia Z17s/Z17, Sharp Aquos S, Archos Diamond Omega
  • Snapdragon 821: LG G6, OnePlus 3T, Xiaomi Mi Mix, Google Pixel/Pixel XL, Xiaomi Mi Note 2, Xiaomi Mi 5s/5s Plus, HTC U Ultra, Asus Zenfone AR ZS571KL, LeEco Le pro3, Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL, Lenovo ZUK Edge, ZTE Axon, Coolpad Cool S1
  • Snapdragon 820: Samsung Galaxy S7 Edge (US&China), Xiaomi Mi 5, LG G5, Sony Xperia XZ, LG V20, OnePlus 3, HTC 10, Lenovo ZUK Z2, Motorola Moto Z, Sony Xperia XZs, LG Q8, Sony Xperia X Performance, ZTE Axon 7, LeEco Le Max 2, Motorloa Moto Z Force, Asus Zenfone V V520KL, BlackBerry DTEK60, Samsung S7 Active, Lenovo ZUK Z2 Pro, HP Elite x3, Asus Zenfone 3 Deluxe ZS570KL, Vivo Xplay6, ZTE nubia Z11, Samsung Galaxy S7 (USA), LeEco Le Pro3 Elite, Vivo Xplay5 Elite, alcatel Idol 4s Windows
  • Snapdragon 810: Sony Xperia Z5, HTC One M9, Huawei Nexus 6P, Sony Xperia Z5 Premium, Sony Xperia Z3+, OnePlus 2, Motorola Droid Turbo 2, Sony Xperia Z5 Compact Sony Xperia Z5 Dual, Sharp Aquos Xx, HTC 10 Evo, Microsoft 950 XL, Sony Xperia Z5 Premium Dual, Xiaomi Mi Note Pro, LG G Flex2, Motorola Moto X Force HTC Butterfly 3, Sony Xperia Z3+, Microsoft 950 XL Dual SIM, Vertu Signature Touch (2015), LeEco Le Max, ZTE nubia Z9, ZTE Axon Pro, YU Yutopia, ZTE nubia Z9 Max, ZTE Axon Elite, ZTE Axon Lux
  • Snapdragon 808: LG G5, LG V10, Xiaomi Mi 4c, BlackBerry Priv, LG Nexus 5X, Motorola Moto X Style, Microsoft Lumia 950, Xiaomi Mi4s, Lenovo Vibe, LG G4 Dual, Microsoft Lumia 950 Dual SIM, LG X mach, Acer Liquid Jade Primo, Acer Liquid Jade 2
  • Snapdragon 801: Samsung Galaxy S5, Sony Xperia Z3, Xiaomi Mi 4, Sony Xperia Z2, HTC One (M8), LG G3, Sony Xperia Z3 Compact, OnePlus One, OnePlus X, Blackberry Passport, Oppo Find 7, Xiaomi Mi Note, Xiaomi Mi 4 LTE, Motorola Moto X (2nd Gen), Lenovo ZUK Z1
  • Snapdragon 800: Samsung Galaxy Note 3 (USA), Sony Xperia Z1/Compact, LG Nexus 5, Sony Xperia Z Ultra, LG G2, Xiaomi Mi 3, Samsung Galaxy J, Nokia Lumia 930, Nokia Lumia 1520, LG G Pro 2, LG G Flex, Amazon Fire Phone, Sony Xperia Z1s, Samsung Galaxy S4 i9506
Untuk siapa? Smartphone dengan chipset kelas atas ini buat kau yang suka main game 3D atau komputasi tingkat tinggi, buka aplikasi multitasking dengan lancar jaya mulus anti lag. Dan juga buat kau yang suka gaya-gayaan.

Selain itu juga pastinya buat kau yang berduit. Rata-rata HP keluaran gres dengan chipset kelas atas ini dibandrol dengan harga kisaran 6 juta plus plus plus sampai belasan juta.

Berikut daftar (list) processor Qualcomm Snapdragon seri 800:

Tahun Diperkenalkan Chipset CPU Clock Cpu Cores Architecture GPU Quick Charge
2016 Snapdragon 835  Up to 2.45 GHz 8x Qualcomm® Kryo™ 280 CPU 64-bit Qualcomm® Adreno™ 540 GPU Quick Charge™ 4
2016 Snapdragon 821 Up to 2.45 GHz 4x Qualcomm® Kryo™ CPU 64-bit Qualcomm® Adreno™ 530 GPU Quick Charge™ 3.0
2105 Snapdragon 820 Up to 2.2 GHz 4x Qualcomm® Kryo™ CPU 64-bit Qualcomm® Adreno™ 530 GPU Quick Charge™ 3.0
2014 Snapdragon 810 Up to 2.0 GHz Octa-core CPU
4x ARM Cortex A57
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 430 GPU Quick Charge™ 2.0
2014 Snapdragon 808 Up to 2.0 GHz Hexa-core CPU
2x ARM Cortex A57
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 418 GPU Quick Charge™ 2.0
2013 Snapdragon 805 Up to 2.7 GHz 4x Qualcomm® Krait™ 450 CPU 32-bit Qualcomm® Adreno™ 420 GPU Quick Charge™ 2.0
2014 Snapdragon 801 Up to 2.5 GHz 4x Qualcomm® Krait™ 400 CPU 32-bit Qualcomm® Adreno™ 330 GPU Quick Charge™ 2.0
2013 Snapdragon 800 Up to 2.3 GHz 4x Qualcomm® Krait™ 400 CPU 32-bit Qualcomm® Adreno™ 330 GPU Quick Charge™ 2.0

Snapdragon 700 Series


Kelas Menengah Keatas. Seri 700 ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan kelas menengah keatas, diatas seri 600 tapi dibawah seri 800.

"Platform mobile seri Qualcomm® Snapdragon ™ 7 mendukung fitur premium in-demand, ibarat Qualcomm® Artificial Intelligence Engine (AIE) dan fitur kamera canggih, sampai tier tinggi dan sangat tinggi untuk smartphone dan form factor lainnya."

List smartphone yang memakai Snapdragon seri 700:
Untuk Siapa? Processor SD seri 700 ini tentu dapat diandalkan untuk bermain kebanyakan game 3D, multimedia, dan menangani aplikas-aplikasi umum. Selain itu, SoC seri 700 mempunyai fitur-fitur kelas atas ibarat kamera canggih, fast charging dan lainnya.

Smartphone dengan processor Snapdragon seri 700 rata-rata dijual pada harga kisaran Rp. 6-10 jutaan.

Snapdragon 600 Series


Kelas Menengah. Seri 600 ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan kelas menengah, diatas seri 400 tapi dibawah seri 800.

"Menawarkan pengalaman pengguna mobile yang superior mulai dari perekaman dan pemutaran video 4K Ultra HD, kamera canggih, pilihan multichannel audio dan pilihan konektivitas yang diperluas, prosesor Snapdragon 600 series sangat sesuai untuk smartphone dan tablet yang hebat dan dirancang dengan indah."

List smartphone yang memakai Snapdragon seri 600:
  • Snapdragon 653: Samsung Galaxy C9 Pro, Oppo F3 Plus, Oppo R9s Plus, Coolpad Cool Play 6, ZTE nubia Z17 miniS, ZTE nubia Z17 mini, ZTE nubia Z17 lite, Gionee M2017, vivo x9 Plus, vivo X9s Plus, Gionee M6s Plus, Archos Diamond Alpha
  • Snapdragon 626: Samsung Galaxy C7 Pro, Motorola Moto Z2 Play, Samsung Galaxy C5 Pro, BQ Aquaris X Pro, BQ Aquaris X
  • Snapdragon 625: Xiaomi Mi A1, Xiaomi Redmi Note 4, Xiaomi Redmi Note 4X, Motorola Moto G5S Plus, Xiaomi Mi Max 2, Motorola Moto G5 Plus, Xiaomi Redmi 4 Prime, Lenovo P2, Asus Zenfone 4 Selfie Pro ZD552KL, vivo V5 Plus, Samsung Galaxy C7, Motorola Moto Z Play, Asus Zenfone 3 ZE552KL, Blackberry Keyone, Oppo Z77, Huawei nova, Oppo R9s, Samsung Galaxy J7 V, Huawei nova plus, Meizu M6 Note, Asus Zenfone 3 Zoom ZE553KL, Asus Zenfone 3 ZE520KL, Samsung Galaxy On7 (2016
  • Snapdragon 617: Samsung Galaxy J7 (2016), Smasung Galaxy C5, Motorola Moto G4 Plus, Huawei Y6II Compact, Motorola Moto G4, HTC One A9
Untuk Siapa? Processor SD seri 600 ini masih dapat diandalkan untuk bermain kebanyakan game 3D, multimedia, dan menangani aplikas-aplikasi umum. Kaprikornus kelas ini terbaik untuk kau yang mengharapkan performa tinggi namun mempunyai dana terbatas.

Smartphone dengan processor Snapdragon seri 600 rata-rata dijual pada harga kisaran Rp. 2,5-6,5 jutaan.

Berikut daftar processor Snapdragon seri 600 beserta spesifikasinya:

Tahun Diperkenalkan Chipset CPU Clock Cpu Cores Architecture GPU Quick Charge
2016 Snapdragon 653 Up to 1.95 GHz Octa-core CPU
4x ARM Cortex A72
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 510 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 652 Up to 1.8 GHz Octa-core CPU
4x ARM Cortex A72
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 510 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 650 Up to 1.8 GHz Hexa-core CPU
2x ARM Cortex A72
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 510 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 626 Up to 2.2 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 506 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 625 Up to 2.0 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 506 GPU Quick Charge™ 3.0
2015 Snapdragon 617 Up to 1.5 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 405 GPU Quick Charge™ 3.0
2015 Snapdragon 616 Up to 1.7 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 405 GPU Quick Charge™ 2.0
2014 Snapdragon 615 Up to 1.7 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 405 GPU Quick Charge™ 2.0
2014 Snapdragon 610 Up to 1.7 GHz Quad-core CPU
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 405 GPU Quick Charge™ 2.0
2013 Snapdragon 600 Up to 1.9 GHz Quad-core CPU
4x Qualcomm® Krait™ 300 CPU
32-bit Qualcomm® Adreno™ 320 GPU Quick Charge™ 1.0

Snapdragon 400 Series


Kelas Pemula. Untuk memenuhi kebutuhan kelas pemula (entry-level) ada Snapdragon seri 400.

Qualcomm mengatakan: "Prosesor Snapdragon 400 series dirancang untuk mendukung fitur smartphone yang paling populer: koneksi internet yang komprehensif dengan teknologi kamera mutakhir 4G LTE-Advanced, display Full HD, dan audio dengan kesetiaan tinggi."

Smartphone yang memakai Snapdragon seri 400:
  • Snapdragon 435: Xiaomi Redmi 4 (4X), LG Q6, Oppo A57, Xiaomi Redmi Note 5A Prime, Huawei Y7 Prime, Huawei Y7, LG Stylus 3, LG Stylo 3 Plus, ZTE Blade Z Max, LG C venutre
  • Snapdragon 430: Nokia 6, Nokia 5, Asus Zenfone 4 Max ZC554KL, Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL, Xiaomi Redmi 3s, Motorola Moto G5/S, Lenovo K6 Note, Asus Zenfone 4 Selfie ZD553KL, Lenovo K6 Power, Xiaomi Redmi 3s Prime, Asus Zenfone 3 Max ZC553KL, Lenovo K6, Xiaomi Redmi 3x
Untuk siapa? SD seri 400 sempurna untuk kau yang mencari perangkat dengan budget ketat. Mungkin kau yang tidak bermain game-game yang kompleks, hanya bermain sosmed, telpon dan chat. Walaupun bukan yang tercepat tapi ini pilihan terbaik untuk kamu.

Smartphone dengan chipset Snapdragon seri 400 biasanya dibandrol dengan harga kisaran Rp. 1,4-3 jutaan.

Berikut daftar processor Snapdragon seri 400 beserta spesifikasinya:
 
Tahun Diperkenalkan Chipset CPU Clock Cpu Cores Architecture GPU Quick Charge
2016 Snapdragon 435 Up to 1.4 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 505 GPU Quick Charge™ 3.0
2015 Snapdragon 430 Up to 1.4 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 505 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 427 Up to 1.4 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 308 GPU Quick Charge™ 3.0
2016 Snapdragon 425 Up to 1.4 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 308 GPU Quick Charge™ 2.0
2015 Snapdragon 415 Up to 1.4 GHz Octa-core CPU
8x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 405 GPU Quick Charge™ 2.0
2015 Snapdragon 412 Up to 1.4 GHz Quad-core CPU
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 306 GPU Quick Charge™ 2.0
2013 Snapdragon 410 Up to 1.2 GHz Quad-core CPU
4x ARM Cortex A53
64-bit Qualcomm® Adreno™ 306 GPU Quick Charge™ 2.0
2013 Snapdragon 400 Up to 1.7 GHz Quad-core CPU
2x Qualcomm® Krait™ 300 CPU
OR
Dual-core CPU
4x ARM Cortex A7
32-bit Qualcomm® Adreno™ 306 GPU Quick Charge™ 2.0

Snapdragon 200 Series


Snapdragon seri 200 ditujukan untuk kelas low-end. Ini yaitu prosesor untuk versi telepon budget yang lebih murah lagi ibarat Moto E. Anda juga akan menemukannya di ponsel ibarat Lumia 535 dan Sony Xperia E1.

Disini Elppas tidak akan membahas seri Snapdragon 200 sebab kurang menarik :)

Perbandingan Kecepatan Procesor Snapdragon Seri 800, 700, 600, dan 400


Anda mungkin ingin mengetahui bagaimana perbandingan performa (kecepatan) dari ketiga seri Snapdragon ini.

Berikut ini kira-kira perbandingannya.. Diuji dengan memakai Antutu Benchmark, dengan referensi smartphone yang populer.

Sample saya ambil dari seri 800/835, 600/652, 400/435. Setiap seri diambil dari yang terendah sampai yang tertinggi dikala ini, oktober 2017.



Data mungkin tidak 100% akurat tapi setidaknya itu akan memperlihatkan citra untuk kamu.

Dari data diatas terlihat urutan mana yang tercepat. Tapi yang tercepat belum tentu yang terbaik untuk kamu, yang terbaik yaitu yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu.

Oke elppaster, itu beliau daftar processor dan GPU smartphone seri Snapdragon 800, 700, 600, dan 400 dari Qualcomm. Setelah baca ini pastinya kau dapat lebih smart lagi dalam menentukan ponsel arif atau tablet.
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com