Tampilkan postingan dengan label A83. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A83. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Apakah Oppo A83 Mempunyai Led Notifikasi?

LED Notifikasi pada sebuah smartphone ketika ini mungkin sudah menjadi standar, alasannya lampu notifikasi menunjukkan isu apabila ada pesan masuk. Apakah Oppo A83 mempunyai LED notification?

Sayang sekali Oppo A83 TIDAK memilikinya. Dengan harga hampir 3 juta tanpa led notification apakah ini menambah daftar kekurangan Oppo A83.

"a83 gak ada lampu notifikasi msh klh ama a57 yg ada lampu notifikasinya warna putih , mau gak mau hrs hdpin hp liat ada chat gak," keluh seorang pengguna A83 di lembaga diskusi Facebook.


Bagi kau yang sudah terbiasa dengan led notification mungkin akan merasa sedikit kecewa dengan ketiadaan fitur ini di A83.

Namun tampaknya bagi kau yang terbiasa dengan iPhone dimana led notifikasi tidak pernah ada maka hal ini tidak akan menjadi masalah.

Seperti iPhone X, Oppo A83 mempunyai fitur face unlock dimana kau tinggal menekan tombol power atau double tap layar dan menghadapkan hp kau ke muka maka hp akan eksklusif ter-unlock ke sajian utama.

Mungkin alasannya adanya fitur yang memudahkan tersebut Oppo menganggap bahwa LED notification tidak diperlukan. Juga, Oppo memang cenderung suka "meniru" iPhone.

Alternatif pengganti LED notification, mungkin kau sanggup coba aplikasi "Flash Notification" yang sanggup menyalakan/mengedipkan lampu LED flash sebagai pengganti LED notification.

Bagaimana berdasarkan kamu? Apakah notifikasi LED penting atau tidak? Silahkan membuatkan pendapat di komentar.

Sabtu, 17 Februari 2018

Seberapa Cepat Pengisian Baterai Oppo A83? Apakah Mendukung Fast Charging Vooc?

Pada unboxing Oppo A83 kita telah mengetahui bahwa smartphone ini dilengkapi charger dengan output maksimal 5V 2.0A, sehingga dapat dipastikan bahwa ponsel ini TIDAK mendukung fast charging VOOC.


Dengan power adapter 5V 2.0A dan kapasitas baterai Oppo A83 sebesar 3180 mAh secara teori seharusnya kecepatan pengisian baterai kurang lebih sekitar 2 jam, menyerupai Oppo F5 yang spesifikasinya hampir sama, kecepatan nge-cas baterai F5 dari 0 sampai 100% dapat dilakukan dalam waktu 1 jam 50 menit (dalam keadaan mati).

Namun, sayang sekali kecepatan ngecas Oppo A83 lebih usang dari F5, adalah sekitar 2,5 jam sampai 3,5 jam.


Dan yang bikin gundah lagi, kenapa dari beberapa orang pengguna Oppo A83 berbeda-beda kecepatan pengisian baterainya?

Jika kau pengguna Oppo A83, silahkan menyebarkan di komentar wacana seberapa usang pengisian baterai smartphone ini.

Untuk ketika ini mungkin hanya itu yang dapat Elppas infokan, kalau ada informasi pelengkap mungkin akan kita update.

Kamis, 15 Februari 2018

Menggunakan Processor Mediatek, Apakah Oppo A83 Panas? Mari Tes Main Game

Ada sebagaian orang beranggapan bahwa dengan processor MediaTek smartphone lebih panas dibandingkan dengan smartphone yang memakai processor Snapdragon.

Apakah Oppo A83, yang memakai SoC Mediatek MT6763T Helio P23, panas? Langsung aja kita lihat hasil sebuah pengujian yang dilakukan dengan memakai alat pengukur panas.

Pengujian ini dilakukan ketika penggunaan normal dan ketika sesudah bermain game selama 15 menit.

Pada ketika idle suhu ponsel Oppo A83 di bab depan menunjukkan angka sekitar 29 derajat Celcius, dan berikut rinciannya:


  • Depan atas bersahabat kamera: 29 Celcius
  • Depan tengah: 29 Celcius
  • Depan bawah: 27 Celcius
  • Belakang atas, tengah, dan bawah: 29 Celcius
Selanjutnya pengujian selama bermain game, panas pada body Oppo A83 sangat masuk akal dan normal sehingga tidak begitu menggangu walaupun kau bermain lama-lama..


Dan beberapa ketika setelah bermain game 3D (Dead Trigger 2) selama lebih dari 15 menit suhu pada smartphone berkisar pada 31 36 Celcius:

  • Depan atas: 36 Celcius
  • Depan tengah: 34 Celcius
  • Depan bawah: 32 Celcius
  • Belakang atas: 34 Celcius
  • Belakang tengah: 33 Celcius
  • Belakang bawah: 31 Celcius
Kesimpulan

Smartphone Oppo A83 dengan chipset MediaTek MT6763T Helio P23 mempunyai suhu yang normal dan tidak panas baik penggunaan standar maupun saat/setelah bermain games.

Source: Ramesh Bakotra video.

Selasa, 13 Februari 2018

Cara Membuka Casing Belakang Dan Mengganti Baterai Oppo A83

Sebelumnya Elppas sudah membahas spesifikasi dan review Oppo A83, juga sudah unboxing melihat apa saja isi dalam kotak penjualan Oppo A83.

Kali ini Elppas akan bahas cara membuka casing belakang, dan juga cara mengganti baterai Oppo A83.

Ganti baterai mungkin perlu kau lakukan sehabis pemakaian satu tahun lebih. Kalau belum saatnya ya tak ada salahnya kita lihat jeroan Oppo A83 menyerupai apa kalau dibongkar.

Ganti Baterai Oppo A83 di Service Center atau Sendiri?


Jika kau gak mau ribet mungkin sanggup tanya ke Oppo Service Center untuk penggantian baterai, tinggal bawa uang aja yang cukup, mungkin biaya service/ganti baterai sekitar Rp. 300rb - 500rb. Kamu sanggup mampu jaminan baterai Oppo original dan juga layanan penggantian baterai oleh teknisi Oppo.

Jika kau suka ngoprek mungkin sanggup ganti baterai sendiri. Baterai sanggup dibeli di marketplace (bukalapak/tokopedia). Dan tools kit untuk bongkar juga ada di tokopedia.com/elppastore. Harga baterai dan tools kit mungkin total sekitar Rp. 200rb-an. Namun baterai di marketplace tidak menjamin keasliannya.

Berikut spesifikasi baterai Oppo A83 kalau kau mau beli di luar Service Center Oppo:


  • Jenis: Li-ion Polymer Battery
  • Model: BLP649
  • Charge Voltage: 4.4Vdc
  • Rated Capacity: 3090mAh/11.90Wh
  • Normal Voltage: 3.85Vdc
  • Typical Capacity: 3180mAh/12.24Wh

Langkah 1: Matikan dan Keluarkan SIM Card Oppo A83


Sebelum membongkar tentu hal pertama ialah matikan (turn off) dulu ponselnya dengan menekan tombol power beberapa detik.

Setelah smartphone mati kemudian kau harus mengeluarkan dulu SIM card tray holder-nya dengan memakai SIM ejector yang diberikan di paket penjualan..


Langkah 2: Membuka Casing Belakang Oppo A83


Setelah itu, silahkan buka casing belakang (backcover) dengan memakai opening pick/pring tool atau plastik dengan ujung tipis.. congkel di bab pinggir diantara LCD assembly dengan bezel casing menyerupai pada foto dibawah ini..


Sisir ke seluruh bab hingga casing belakang terbuka..


Setelah terbuk, kau sanggup melihat baterainya, tapi belum sanggup eksklusif dibuka..

Langkah 3: Membuka dan Mengganti Baterai Oppo A83


Sebelum membuka baterai, kau perlu melepaskan silikon pelindung, gunakan pinset untuk membukanya.. silikon melekat dengan lem ke mid-frame, hati-hati jangan hingga sobek..


Selanjutnya congkel sebuah plat yang berada di bawah silikon epilog tadi dengan memakai pry tool atau plastik tipis.. congkel hingga terangkat dan kemudian geser kebawah untuk melepaskannya..



Selanjutnya, ada plat yang ada tanda panahnya yang sanggup dibuka dengan cara menekan dan menggesernya sesuai arah tanda panah..


Dibawah plat itu ada konektor baterai, silahkan dibuka, dicongkel dengan pry tool atau kuku..


Setelah konektor baterainya dilepaskan, kau sanggup membuka baterainya dengan cara menarik pull-tab berwarna hijau di bab sisi baterai..


Tarik perlahan dan hati-hati hingga baterai terbuka..


Setelah baterai terbuka silahkan ganti dengan yang baru. Jangan lupa tes nyala dulu sebelum dipasang semuanya.

Untuk lebih detailnya sanggup lihat video disassembly (bongkar total) Oppo A83 berikut ini..


Pictures & Video Source: Mr. Mobile Phone Disassembly

Good luck, supaya bermanfaat. Disclaimer: Take your own risk! 

Rabu, 07 Februari 2018

Unboxing Oppo A83, Ada Apa Aja Di Dalam Kotak Penjualannya

Penasaran ada apa aja di dalam kotak penjualan smartphone terbaru tahun 2018 dari Oppo? Yuk kita unboxing Oppo A83. Tapi ini unbox punya GizGuide dan DroidLime aja ya.. maklum lah cuma share isu saja, belum punya modal buat unbox sendiri, harganya 3 jutaan gan..

Kalau kita lihat, box atau kotak kemasan smartphone Oppo A83 persis ibarat kemasan smartphone Oppo lainnya. Warna dasarnya putih, ada gambar dan tipe smartphone-nya di depan..

Box Oppo A83 depan - DroidLime

Dan terdapat spesifikasi unggulannya di bab belakang..

Box Oppo A83 belakang - DroidLime

Pas di buka.. isi di dalamnya ternyata sama ibarat biasanya, paling atas ada smartphone Oppo A83..

bab depan berwarna putih..

Oppo A83 depan - DroidLime

dan bab belakang berwarna gold berbahan plastik namun Oppo berhasil membuatnya ibarat berbahan metal..

Oppo A83 belakang - DroidLime

..lalu ada SIM card tray ejector, buku manual, ada casing mika transparan (putih untuk gold, dan gray untuk black).

Casing bawaan Oppo A83 Gold - DroidLime

Isi box Oppo A83 - GizGuide

Selain itu ada charger standar (colokan EU bundar untuk Indonesia, pipih untuk Philipina) yang belum mendukung fast charging VOOC, kabel data Micro USB, dan earphone standar Oppo.

Nah itu ia kira-kira yang ada di dalam box penjualan Oppo A83. Untuk versi Indonesia tentunya beda di colokan charger yang bulet aja ya.

Buat yang mau tau lebih lanjut wacana Oppo A83, silahkan baca artikel Elppas sebelumnya: Spesifikasi Oppo A83 Bagus Gak? Review Kelebihan dan Kekurangan di Harga 3 Jutaan.

Selasa, 06 Februari 2018

Spesifikasi Oppo A83 Anggun Gak? Review Kelebihan Dan Kekurangan Di Harga 3 Jutaan.

Oppo A83 telah resmi dijual di Indonesia pada 6 Februari 2018 dengan harga Rp. 2.999.000,-. Dengan harga segitu bagaimana spesifikasinya? Bagus gak smartphone ini?


Spesifikasi Oppo A83


Berikut spesifikasi singkat Oppo A83, dan nanti akan dibahas di bab bawah bagus tidaknya smartphone 3 jutaan dengan spesifikasi ini..
  • Jaringan: 4G LTE, HSPA, 3G, 2G, GPRS, EDGE.
  • Dimensi: 150.5 x 73.1 x 7.7 mm (5.93 x 2.88 x 0.30 in) 
  • Berat: 143 gram
  • SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Build: Front glass, bodi plastik dengan finisihing ibarat aluminium
  • Tipe Display: IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
  • Ukuran Layar: 5.7 inchi, 83.8 cm2 ( 76.2% screen-to-body ratio)
  • Resolusi: 720 x 1440 pixels, 18:9 ratio ( 282 ppi density)
  • OS: Android 7.1 (Nougat) - ColorOS 3.2
  • Chipset: Mediatek MT6763T Helio P23
  • PCU: Octa-core 2.5 GHz Cortex-A53
  • GPU: Mali-G71 MP2
  • Memori Internal: 3/32 GB
  • Slot MicroSD: ip to 256 GB (dedicated slot)
  • Camera Belakang: 13 MP, f/2.2, autofocus, LED flash
  • Video: 1080p@30fps
  • Kamera Selfie: 8 MP, f/2.2
  • Baterai: Non-removable Li-Ion 3180 mAh
Berdasarkan spesifikasi diatas, berdasarkan Elppas ada satu kekurangan yaitu di resolusi yang hanya HD+ dengan PPI 282 yang berarti titik-titik (pixel) pada layar Oppo A83 masih bisa terlihat oleh mata manusia.

Secara performa (kecepatan) kurang lebih akan sama dengan performa Oppo F5, alasannya ialah memakai chipset yang sama persis yaitu Mediatek MT6763T Helio P23. Chipset ini merupakan kelas menengah yang cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi umum dan juga masih sanggup menjalankan game-game 3D dikala ini.

Untuk lebih detailnya silahkan baca reviewnya..

Review Singkat Oppo A83


Desain

Fitur yang memilih dari Oppo A83 ialah layar 18:9, yang menarik perhatian. Namun, ponsel tidak cukup mencapai tampilan "borderless", dengan ruang yang cukup menonjol di atas dan di bawah layar. Kisi samping dan kamera depan sangat mencolok di bab atas, dan tidak ada lampu kilat depan, yang cukup mengejutkan untuk ponsel selfie-sentris pada harga 3 jutaan.

Casing belakang logam dan melengkung di sekitar sisi telepon, namun ada bibir yang mengelilingi beling depan yang terasa sedikit mengganggu. Kamera belakang menonjol sekitar 1mm dan juga mempunyai problem yang sama.
Oppo A83 tersedia dalam warna hitam dan gold, dan kami menyukai finish hitam matte. Ini terlihat bagus dan gampang digenggam. Namun, kami tetap menyarankan penggunaan casing plastik snap-on yang diberikan di dalam kotak penjualannya, untuk menghindari ukiran ringan dan sidik jari yang gampang menempel.

Tombol power ada di sebelah kanan, dan di atasnya ada wadah dengan potongan untuk dua Nano-SIMs dan satu kartu microSD.


Tombol volume ada di sebelah kiri. Ada port Micro-USB, soket audio 3.5mm, dan grill speaker di bab bawah.

Seperti yang diharapkan, tombol navigasi Android ada di layar. Kejutan besar ialah bahwa Oppo A83 sama sekali tidak mempunyai sensor sidik jari.


Tentu saja, OEM Android sering menggandakan Apple selama bertahun-tahun, jadi tidak sanggup dipungkiri bahwa Oppo akan melaksanakan ini. Namun sayang tidak ada alternatif sekuat Apple's Face ID - Anda mendapat pengenalan wajah standar yang tidak seaman dan nyaman dalam segala situasi.

Kami sangat menyukai fakta bahwa Oppo A83 mempunyai berat hanya 143g, sehingga jauh lebih nyaman untuk dipegang dan digunakan, serta sangat sesuai di saku. Anda masih harus meregang untuk menjangkau seluruh pelosok layar dengan satu jempol, tapi kami tidak pernah merasa ponsel ini terlepas dari genggaman kami.

Spesifikasi dan perangkat lunak Oppo A83

Salah satu perbedaan utama antara A83 dan F5 ialah ponsel ini mempunyai layar resolusi rendah, pada 720x1440 piksel. Ukurannya 5,7 inci secara diagonal, yang masih cukup tajam, tapi bukan yang terbaik di kelasnya.

 
Baterai berkapasitas 3180mAh yang cukup tahan lama, namun tidak didukung pengisian cepat VOOC.

Sebagian besar ponsel gres masih belum menjalankan Android 8.0, dan yang satu ini tak terkecuali. Anda mendapat Android 7.1.1 dengan skin ColorOS Oppo yang custom, yang tidak berubah dari apa yang kami lihat di Oppo F5.

Tampak sangat dipengaruhi oleh iOS, dalam hal tata letak dan fungsionalitas. Sebagai permulaan, Anda harus menggesek ke atas dari bab bawah layar untuk membuka panel dengan semua pengaturan cepat dan beberapa cara pintas aplikasi.

Aplikasi Setelan juga telah disusun kembali dengan cukup drastis. Ada beberapa arahan dan cara pintas gerak yang memungkinkan Anda membuka kunci ponsel dan pribadi masuk ke aplikasi pilihan Anda.

Ada juga filter unik untuk melindungi dari base station palsu yang dipakai oleh scammers, dan pilihan untuk mencoba mengenali penelepon yang tidak dikenal. Anda sanggup memakai dua pola aplikasi media umum dengan akun yang berbeda, dan menjalankan dua aplikasi dalam mode layar terpisah (jika mereka mendukungnya, yang banyak dari aplikasi stok tidak).

ColorOS mempunyai browser Web sendiri serta aplikasi Musik, Video, dan Foto, yang menduplikasi fungsionalitas aplikasi utama Google. Ada juga Oppo AppStore selain Google Play Store, yang mempunyai banyak aplikasi dan game umum yang ditawarkan.

Aplikasi Themes mengatakan lebih dari 100 tema dan wallpaper yang sanggup didownload, yang sanggup diunduh tanpa perlu menciptakan akun. Phone Manager berisi alat pengatur RAM dan cache biasa dan juga ikhtisar semua hak saluran privasi Anda. Selain aplikasi ini, Oppo membawa aplikasi Facebook dan UC News. TouchPal ialah keyboard sistem standar.

Kinerja Oppo A83 
Segera sehabis kami mulai memakai Oppo A83, kami melihat bahwa layar mempunyai sedikit problem dengan sudut pandang. Putihnya cenderung bernada kuning atau biru bila Anda melihat layar dari luar pusat, ibarat dikala telepon terbaring di atas meja.  

Namun bukan problem dikala Anda memegang telepon di depan Anda untuk menonton video atau bermain game. Teksnya "renyah", dan kecerahannya cukup bagus untuk penggunaan di luar ruangan.Kinerja umum tidak mengecewakan bagus, dan tidak ada problem dengan lag. Beberapa game juga berjalan mulus, namun bab belakang telepon menjadi sedikit hangat sehabis beberapa menit bermain Modern Combat 5. 

 
AnTuTu memberi kami skor 66.729 dan tes Work 2.0 PCMark memberi kami 3.903 poin. Geekbench 4 menolak untuk dijalankan, mengklaim bahwa ponsel tidak terhubung ke Internet meskipun koneksi 4G dan Wi-Fi aktif - kami menghadapi problem yang sama persis dengan Oppo F5, yang mungkin mengindikasikan problem kompatibilitas dengan ColorOS. Uji T-rex GFXBench berlari pada 36fps yang merupakan peningkatan dari skor Oppo F5, tentu alasannya ialah layar resolusi rendah.

Pengenalan wajah cepat, dan jauh lebih bermanfaat daripada di Oppo F5. Kami tidak sanggup membodohi ponsel ini dengan foto, namun tetap terkunci sendiri dikala kami menutup mata atau mempunyai bab dari wajah kami yang tidak jelas.
Anda juga sanggup memakai pengenalan wajah untuk mengunci aplikasi atau file tertentu di telepon.

Aplikasi kamera ColorOS sangat ibarat dengan desain Apple, hingga ke detail terkecil. Bahkan ada tombol zoom kanan di atas pita pemilihan mode meski ponsel ini hanya mempunyai satu lensa kamera dan tidak ada optical zoom.  


Ada beberapa filter sederhana dan toggles cepat untuk HDR dan lampu kilat. Mode Expert memungkinkan Anda mengatur white balance, kecepatan rana, pemaparan, fokus dan ISO secara manual, dan juga mempunyai resolusi "Ultra resolution" yang memakai beberapa eksposur untuk menjahit satu bingkai resolusi tinggi 50 megapiksel, meskipun tidak cukup meningkatkan kualitas.

Kamera depan mempunyai sensor 8 megapiksel dan aperture f / 2.2. Fitur kecantikan "AI-powered" nampaknya bisa mengurangi noda, namun kulit akan terlihat kurang natural pada tingkat maksimum. Selfies umumnya cukup baik untuk media sosial, tapi tidak wah.

Kamera 13 megapiksel belakang juga mempunyai aperture f / 2.2. Foto yang diambil di bawah hampir semua jenis pencahayaan terlihat bagus di layar ponsel, namun bila dilihat di monitor besar memperlihatkan tingkat detail yang benar-benar tertangkap. 


Di siang hari, tekstur terlihat agak garang dan artifisial, meski close up masih cukup bagus. Pengambilan gambar waktu malam terlihat sangat bagus pada pandangan pertama, tapi tidak bertahan dengan baik dikala terlihat pada ukuran penuh, dengan banyak noise dan kabur bila ada gerakan sekecil apa pun.

Daya tahan baterai cukup bagus
untuk penggunaan sehari-hari yang melibatkan sedikit game dan streaming video, dan kami mempunyai sedikit kekuatan yang tersisa pada selesai setiap hari. Uji coba video HD kami berjalan selama 11 jam, 55 menit yang merupakan nilai bagus untuk baterai yang tidak besar sama sekali berdasarkan standar dikala ini. 


Sayang sekali tidak ada sumbangan fast charging di smartphone ini - dibutuhkan waktu hampir tiga jam untuk mengisi baterai ini dikala benar-benar kosong. 

Kesimpulan 
 
Oppo A83 merupakan ponsel yang bagus dan baik secara keseluruhan. Meskipun Oppo memakai selfies sebagai titik penjualan utama, ponsel ini ibarat ponsel pada umumnya, tanpa fitur utama yang benar-benar menonjol. 


Ia tidak mempunyai kamera ganda di bab depan atau belakang, dan tidak mempunyai spesifikasi yang lebih di harga ini. Satu hal yang membedakannya dari pilihan terbaik di harga 3 jutaan ialah layar lebar 18:9. Walaupun pabrikan lain sudah bersiap untuk merilis model baru, tapi setidaknya Oppo sudah duluan.

Pengalaman memakai ponsel ini umumnya memuaskan, dengan sedikit sekali kekurangan. Jika Anda sangat menyukai kualitas foto, Anda mungkin ingin mencari alternatif lain. 



Kami juga berharap update Android segera, dan kami berharap supaya Oppo tidak terlalu bergantung pada perjuangan untuk menggandakan iOS. Keputusan untuk melepaskan sensor sidik jari juga tampaknya terlalu dini.

Oppo bersaing dengan beberapa smartphone andal di harga 3 jutaan, ibarat Moto G5S dan Xiaomi Mi A1.


Kekurangan dan Kelebihan Oppo A83


Berikut kekurangan dan kelebihan Oppo A83 berdasarkan pandangan kami. Bagus atau tidaknya tentu kembali lagi kepada masing-masing pengguna apakah sesuai kebutuhan atau tidak..

Kelebihan:
  • Performa keseluruhan cukup baik
  • Baik untuk aplikasi sosmed dan game
  • Layar lebar kekinian 18:9
  • Ketahanan baterai yang baik
  • Tipis dan ringan
Kekurangan:
  • Tidak ada sensor fingerprint
  • PPI dibawah 300 (kurang tajam)
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com