Tampilkan postingan dengan label Aspire Z3-451. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aspire Z3-451. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 September 2018

Cara Meningkatkan Kinerja Dan Menambah Vram Pada Laptop/Pc Amd Apu A10

Mau main games tapi cuma punya laptop dengan processor AMD APU (Accelerated Processing Unit) dimana "VGA" nya terintegrasi di processor. Seperti A6, A8, A9 ,A10, dan A12 yang mempunyai graphic terintegrasi. Bukan VGA dedicated yang terpisah dari processor.

Contoh, laptop saya Acer Aspire Z3-451 dengan processor AMD A10 5757M yang mempunyai VGA terintegrasi Radeon HD 8650g. Ini tidak mempunyai Video RAM khusus, tapi VRAM ngambil dari RAM utama.

Sehingga kinerjanya juga dipengaruhi oleh RAM.

Mari kita bahas bagaimana cara memaksimalkan kinerja AMD APU ini..

Meningkatkan Kinerja AMD APU


Salah satu cara yang niscaya sanggup meingkatkan performa AMD APU ialah dengan memakai RAM dengan speed tertinggi dan menambah ram menjadi 2 keping (dual-channel). Hal ini sanggup meningkatkan kierjanya sampai 30%.

Kaprikornus pastikan dulu upgrade RAM menjadi 2 keping, disarankan minimal 4GB x 2 (8GB). Saya sendiri memakai RAM 4GB + 8GB (12GB). Karena RAM utama akan kepotong juga oleh VRAM.

Menambah VRAM Pada Laptop AMD APU


Selanjutnya yang mempengaruhi kinerja integrated graphic adalah Video RAM.

Yang jadi problem gotong royong VRAM pada integrated graphic tersebut secara default hanya dibagi VRAM sekitar 512MB atau 479MB kalau di laptop saya. Dan sisanya hanya masuk sebagai shared memory, walaupun RAM yang saya install sudah 12GB.

Jumlah VRAM sanggup dilihat di DirectX Diagnostic Tool (dxdiag)..


VRAM yang sedikit menjadi masalah kalau kita coba main game yang berat menyerupai GTA V, di bab settings graphics nya terdeteksi VRAM sesuai jumlah yang sanggup dilihat di dxdiag, sedangkan shared memory tidak dianggap. Kaprikornus settingan mentok tidak sanggup dinaikkan atau diubah.

Selain itu, kapasitas VRAM yang kecil juga sanggup menghambat jalannya permainan, selain kualitas gambar yang kurang cantik juga sering terjadi penurunan framerate.

Jadi, adakah cara untuk menambah VRAM pada laptop AMD APU A10? Setelah cari-cari isu di mbah Google, ternyata ada satu cara menaikkan jumlah VRAM yaitu melalui settingan di BIOS.

Carannya (kalau di laptop saya ini):

Masuk ke BIOS, kemudian ke tab ADVANCED, ada opsi Integrated Graphic dengan pilihan (Force/Auto). Secara default pilihan sudah di set ke Force. Kaprikornus saya ubah ke Auto. Setelah itu Exit and Save Setting.


Hasilnya ternyata VRAM bertambah menjadi 735MB. Ya tidak mengecewakan lah walaupun cuma sedikit sanggup nambah untuk detailnya dan mengurangi lag alasannya ialah kekurangan video RAM.


Selain itu tidak ada cara lain lagi setau saya walaupun sudah ubek-ubek banyak sekali artikel di Google. Tinggal pasrah aja, atau upgrade laptop.

Menambah VRAM di PC Desktop AMD APU


Bagaimana kalau di PC desktop?

Untuk menambah VRAM AMD APU sama juga melalui BIOS:


  • Integrated Graphics: (Auto, Disable, Force), jikalau mode Auto tidak memperlihatkan VRAM yang cukup, coba di set ke mode Force
  • UMA Frame Buffer Size: (256M, 512M, 1G, 2G), dengan mode Force, Anda sanggup set VRAM ke 2G atau size maksimal yang ada di settingat tersebut.

Video-nya:


Kesimpulannya untuk menambah jumlah VRAM pada procesor AMD APU baik di laptop maupun di PC desktop sanggup dilakukan di BIOS. Selain itu setau saya tidak ada cara lain lagi, kecuali untuk PC ya tinggal ditambah saja pake VGA card external/dedicated.

Jika Anda tahu cara lain, silahkan tambahkan di komentar. Semoga bermanfaat!

Senin, 12 Maret 2018

Laptop Panas Dan Fan Berisik Coba Ganti Thermal Pase-Nya

Salah satu solusi untuk mengatasi laptop panas dan fan yang berisik ialah dengan mengganti thermal paste pada heatsink processor.

Beberapa waktu kemudian aku mengalami hal ini pada laptop Acer Aspire Z3-451. Laptop panas hingga menembus 78 derajat celcius pada dikala full load dan sekitar 55 derajat celcius dikala idle.

Akibat panas maka cooling fan pun bekerja keras berputar pada RPM yang tinggi untuk mengusir panas. Tentu saja hal itu mengakibatkan bising yang cukup menggangu. Lebih jauh lagi maka baterai pun menjadi lebih boros.

Kahirnya aku coba untuk mengganti thermal paste pada sistem pendingin processor. Dan akhirnya alhamdulillah kini laptop aku kembali masbodoh dan adem, kipas tidak berisik dan tentunya baterai pun jadi lebih abadi dari sebelumnya.


Disini aku akan menyebarkan cara mengganti thermal paste, khususnya untuk pengguna laptop Acer Aspire Z3-451. Tapi bagi pengguna laptop brand dan tipe lain prosedurnya kurang lebih sama.

Persiapan


Pertama siapkan obeng plus (+) ukuran 2.5 dan 3.0mm. Untuk laptop lain biasanya ukuran tidak jauh beda, antara 2.0 hingga 3.0mm. Selain obeng juga dibutuhkan opening pick untuk mencongkel casing belakang.


Kedua, siapkan thermal paste yang bagus. Saya memakai thermal paste brand Noctua NT-H1 yang banyak direkomendasikan.


Mengganti Thermal Paste Heatsink Processor Laptop Acer Aspire Z3-451


Langkah pertama tentunya membuka casing belakang. Ada 12 buah skrup pada laptop ini yang menahan casing belakang. Silahkan dilepaskan dengan obeng plus ukurang 3.0.

Setelah itu, congkel sisi-sisi casing seluruhnya dengan memakai opening pick atau pick gitar atau barang yang sejenisnya.

Setelah terbuka, maka akan terlihat sistem pendingin procesor yang bersatu dengan fan. Ada 2 buah sekrup di bab processor dan 2 buah sekrup di bab cooling fan berukuran 2.5mm yang harus dibuka untuk melepaskan HSF (heatsink fan).

Dan jangan lupa juga cabut kabel konektor fan nya.


Setelah dibuka sistem pendinginya, kemudian bersihkan fannya. Bersihkan juga thermal paste yang usang baik di heatsink nya maupun di processor hingga higienis memakai tissue.

Ini gambar processor laptop Acer Aspire Z3-451 yang sudah dibersihkan.. Sepertinya processor tanam dan tidak dapat diganti.


Setelah dibersihkan, tinggal kasih thermal paste baru, teteskan atau tambahkan pasta sekitar ukuran setengah atau maksimal sebutir beras.

Setelah itu pasang kembali sistem pendinginnya dengan benar. Pasang lagi casingnya, tapi jangan dikencangkan dulu. Tes nyalakan dan lihat akhirnya apakah suhu processor sudah normal kembali. Jika sudah maka tinggal pasang dan kencangkan kembali casingnya.

Selasa, 16 Januari 2018

Masalah Dan Solusi Seputar Acer Aspire Z3-451 (Panas Dan Restart Sendiri)

Tidak terasa sudah sekitar 11 bulan Elppas memakai laptop Acer Aspire Z3-451. Laptop ini juga sudah saya ganti Harddisk ke SSD, dan memindahkan Harddisk aslinya ke daerah CD-RW (baca: Ganti HDD dengan SSD Acer Aspire Z3-451 untuk meningkatkan performa).

Laptop ini saya gunakan hampir setiap hari dari pagi hingga sore sekitar 8-10 jam per hari. Penggunaan saya hanya browsing, edit foto (Adobe Photoshop), sesekali edit video (Adobe Premiere), jarang sekali main game di laptop ini).

Dari awal saya memakai sistem opreasi Windows 10.

Setelah sekian lama, pengalaman saya dengan laptop ini, ada beberapa duduk kasus yang sering muncul diantaranya..

Acer Aspire Z3-451 Panas Ketika Masuk Bios


Entah kenapa setiap kali masuk BIOS tampaknya laptop ini kepanasan dengan ditandai kipas yang berputar kencang hingga menimbulkan bunyi berisik.

Makara jika masuk BIOS harus buru-buru keluar.

Acer Aspire Z3-451 Panas Berlebihan ketika Loading


Pada ketika loading browser yang agak berat ,terutama yang banyak gambar, biasanya laptop ini meningkat drastis panasnya, sanggup hingga 70-72 derajat Celcius. Jika ditambah dengan load Photoshop maka sanggup mencapai 78 derajat Celcius.


Acer Aspire Z3-451 Sering Restart Sendiri


Selain panas, duduk kasus yang sering saya alami juga yaitu laptop ini sering restart sendiri. Tadinya saya kira mungkin alasannya yaitu panas, tapi terkadang pada ketika suhu normal pun suka tiba-tiba restart sendiri.

Adapun pengguna lain mengalami hal yang serupa, si Aspire Z3-451 sering restart disertai dengan error layar biru (blue screen)..

Solusi Panas dan Restart Sendiri pada Acer Aspire Z3-451?


Setiap orang mungkin masalahnya berbeda-beda, alasannya yaitu software apa saja yang diinstal tentu berbeda, tapi ini hal-hal yang saya coba lakukan untuk mengurangi panas pada laptop. Hasil dari cari-cari di Google dan pengetahuan pribadi..

Sekali lagi, saya memakai sistem opreasi Windows 10.

1. Uninstall software yang tidak diperlukan, terutama software yang berjalan di background.

Kebetulan di laptop saya terinstall anti virus AVG. Karena di Windows 10 bergotong-royong sudah ada anti virus bawaan yaitu Windows Defender, jadi saya uninstall saja AVG-nya.

2. Cek Program yang Melakukan Proses.

Tekan tombol Ctrl+Alt+Del dan pilih Task Manager kemudian lihat di tab Processes kegiatan apa yang sedang memakai CPU paling banyak. Sebagai teladan di laptop saya yang paling banyak memakai CPU yaitu Google Chrome alasannya yaitu saya sedang membuka 13 tab di Chrome..


Menutup beberapa tab yang sudah tidak diharapkan atau meminimize aplikasi tersebut sanggup menurunkan process dan juga menurunkan panas pada processor.

Anda juga sanggup melihat apabila ada kegiatan yang tidak dikenal yang melaksanakan proses berlebihan, sanggup jadi ada virus atau malware. Anda sanggup tutup kegiatan tersebut dengan memilihnya kemudian klik tombol End Task di bawah kanan.

3. Scan dengan Antivirus dan Anti Malware

Barangkali ada virus dan malware coba full scan laptop Anda:
  • Antivirus: Windows Defender (bawaan Windows 10), Avast, AVG, Smadav, dll.
  • Anti malware: Malwarebytes
Virus dan malware sanggup melaksanakan prosess di background tanpa kita sadari.

4. Update Driver

Update driver biasanya dilakukan untuk memperbaiki bug-bug yang diketahui. Makara mungkin saja alasannya yaitu ada bug di laptop ini yang menimbulkan laptop tidak stabil. Oleh alasannya yaitu itu, sanggup saja dengan update driver mengatasi duduk kasus ini.

5. Gunakan Laptop Hanya di Permukaan Rata dan Keras

Hindari memakai laptop di kasur atau sejenisnya yang tidak rata sehingga sanggup menutup dan menghambat pedoman udara pendingin.

6. Gunakan Cooling Pad atau Laptop Cooler

Jika Anda ingin membeli cooing pad laptop perhatikan dulu lubang ventilasi laptop Anda dengan fan yang terletak di cooling pad.

Pastikan fan di cooling pad sempurna di ventilasi laptop. Saya membeli cooling pad yang fan-nya di tengah tapi ventilasi laptop saya agak ke pinggir sehingga tidak imbas sama sekali.

Untuk Acer Aspire Z3-451 lebih sempurna memakai Exhaust/Vacum cooler, cukup efektif menurunkan 2-5 derajat Celcius. Saya sering memakai itu ketika melaksanakan rendring video.

7. Membersihkan Kipas Pendingin dan Mengganti Thermal Paste Processor

Jika secara software belum menghasilkan solusi, mungkin panas ditimbulkan alasannya yaitu duduk kasus hardware, yaitu fan (kipas pendingin) yang sudah mulai banyak abu atau thermal paste pada prosesor yang sudah mulai mengering dan tidak efektif menyalurkan panas.

Ini yang terjadi pada laptop saya, karenanya saya beranikan diri untuk mengganti thermal paste heatsink processor. Dan kini alhamdulillah suhu sudah normal kembali, tidak berisik lagi alasannya yaitu fan yang berputar kencang, juga tidak ada restart lagi. Selain itu efeknya lebih irit ke baterai alasannya yaitu fan sudah jarang berputar kencang.



Semoga bermanfaat!
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com